"Mmm, camilan ini enak juga. Apa aku boleh tambah?" Riichi menatap adiknya itu lelah seraya memijit batang hidungnya. "Sebelum itu, aku ingin kau menjawab pertanyaanku dulu. Kenapa kau datang, hah?" Si adik merotasikan matanya, "Kan sudah kubilang, aku disuruh Dad untuk kemari. Katanya, 'perhatikan kakakmu!' begitu,” ucapnya meniru gaya bicara ayah mereka. Satu jam yang lalu, adiknya-Alexandre Rie, secara tiba-tiba muncul di M.K.O dan membuat keonaran di sana. Baik Riichi maupun penghuni M.K.O. tidak sadar kedatangannya yang bagai embun. Laki-laki itu malah sedang bersedih karena memikirkan kondisi Asa. Riichi menutup matanya sambil tersenyum, merancang sketsa adegan dari film romantis yang dia tonton beberapa hari lalu, membayangkan bahwa dia yang berada di dalam film itu. Saat ia s

