> Sebisa mungkin gue mencoba membuka kelopak mata yang rasanya sangat berat. Saat berhasil memisahkan bulu mata bagian atas dengan bagian bawah, pandangan gue malah nge-blur. "Janny ..." Hanya nama itu yang mampu gue sebut. Jangankan untuk bangkit, menggerakkan jemari gue aja rasanya nggak sanggup. Apa gue sudah mati? Dear Jesus, dosa hamba bejibun, kasih hamba-Mu ini kesempatan sekali lagi untuk menebus dosa-dosa dulu sebelum mati. "Mas Fandi sudah sadar?" suara seorang perempuan terdengar samar di telinga gue. Sayangnya gue nggak bisa melihat dengan jelas siapa pemilik suara itu. "Janny?" "Bukan, Mas. Saya Nilam." "Janny mana?" "Mbak Kadek lagi nyariin Kak Putu." "Malem malem begini?" "Ini sudah siang, hampir jam dua belas siang." Berarti semalam gue cuma pi

