33. Datang menjemput Annisa menatap Yasmin tajam dengan sorot mata yang diliputi kekesalan. Sekarang, ia, Yasmin dan Clarissa sedang berada di sebuah restoran. Ronald berhasil ia usir dan lelaki itu pergi baik-baik tanpa membuat kerusuhan di toko baju. Niatnya, mereka ingin langsung pulang, namun Clarissa, bocah manis yang tak lelah mengumbar senyuman itu merengek meminta makan. "Kamu sudah tahu seberapa buruknya tingkah Ronald. Kenapa selama ini dibiarkan. Nggak cerita sama sekali sama Ibu." Annisa menggumam, menahan suaranya agar tak menggelegar dan mengganggu kesenangan Clarissa menghabiskan spagettinya. "Yasmin nggak mau bikin Ibu kepikiran." Yasmin melirih, ia melirik Clarissa yang makan dengan tenang, meski sedikit belepotan. Annisa menghela napas. Dia tahu betul, bagaimana s

