39. Dia yang semakin manis Tian mengusap puncak kepala Clarissa. Dia menatap wajah putri kecilnya dengan seulas senyum menghias di bibir. Gadis kecilnya baru saja terlelap setelah ia menyelesaikan dongeng pengantar tidur untuk bocah manis kesayangannya. Tatapan Tian bergeser ke sisi lain di ranjang Clarissa, ada Yasmin yang lebih dulu terlelap. Katanya ingin membacakan dongeng untuk Clarissa, namun baru rebah beberapa menit di atas ranjang, kelopak mata perempuan itu sudah terlelap lebih dulu. Clarissa sempat ingin membangunkan Yasmin, namun Tian melarangnya. Mengatakan jika Yasmin sedang kelelahan, dan ia menawarkan diri untuk membacakan dongeng. Dan kini, Tian terpaku di tempatnya, menatapi dua perempuan yang terlelap dengan damainya. Tian merendahkan kepalanya, mengecup kening Clar

