Jeko melepaskan ciumannya dan membuka pintu. "Apa aku mengganggu?" Ternyata Yul dan Sean datang setelah mereka pulang dari Jepang. Jeko menghela nafas. Ternyata, yang datang adalah Yul. gerutu Jeko "Sudah pasti, kamu sangat mengganggu!" jawab Jeko yang tetap mempersilahkan sahabatnya itu masuk. Tiba-tiba Sean berlari masuk dengan penampilan biasa agar tidak ada yang berteriak nama Youra di kantor Jeko, Sean dan Filia berpelukan. "Aku sangat merindukanmu, Fil." kata Sean memeluk sahabatnya itu. "Aku juga,"Filia memeluk sahabatnya itu. "Aku baru sadar, jika kantor ini begitu tertutup. Hayo, apa yang kalian lakukan?" Yul mulai menggoda Jeko yang ada di sampingnya. Jeko dan Filia wajahnya tiba-tiba memerah, mereka mencoba tersenyum biasa. "Ah-a ... tadi ada sedikit masalah. Makanya ak

