Bab 32: Bulan Madu

1115 Kata

Ada pemandangan tak biasa dari Abi hari ini, pria itu yang biasanya tak mau memegang stir kemudi saat bepergian, kali ini mengemudi sendiri. Saat tahu Harum pergi Abi bergegas keluar rumah, apalagi Harum pergi tanpa supirnya dia merasa khawatir. Tujuan utama Abi adalah rumah mertuanya, mungkin saja Harum pergi kesana. Dan benar saja saat tiba Abi melihat Harum sedang tidur berbantalkan kaki Heri, Bapaknya. Harum duduk di lantai menyandarkan kepalanya di paha sang ayah yang duduk di kursinya. "Kalau ada masalah bicarakan dan selesaikan di rumah, jangan sampai tersebar ke luar." terdengar suara Heri menasehati Harum. "Ish, udah di bilang gak ada masalah kok." Harum mencebik. "Ya, terus? Datang ke rumah Bapak gak bawa mobil, terus pagi- pagi udah datang." "Gak boleh, ya?" "Bukan gak bo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN