Bab 30: Perasaan Harum

1372 Kata

Harum masuk setelah memastikan seluruh belanjaan di bawa oleh bibi lewat pintu dapur. Begitu memasuki rumah Harum melihat Abi tengah duduk di sofa dengan kopi di depannya. Seperti biasa pria itu menatap ponsel dan sesekali menggulir layar. Pria itu duduk menyamping hingga Harum bisa melihat rahangnya yang tegas dan tangannya yang berotot, di lihat dari samping saja Abi sudah terlihat tampan, apalagi dari depan, maka pantas saja Ratih jatuh cinta atau bahkan Kartika mau saja di madu, sebab meraka tak akan rela kehilangan pria tampan, gagah dan perkasa macam Abi. Harum menggeleng saat menyadari kata terakhir yang dia deskripsikan tentang Abi. Ya, meskipun benar adanya pria itu sangat perkasa, tapi tidak seharusnya Harum mengingatnya dan membuat otaknya menjadi m***m. Tiba- tiba pikiran H

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN