Semua orang sudah berkumpul, lebih tepatnya minus Daren karena ada pekerjaan penting katanya. Ini adalah kali ketiga Jingga bertemu dengan kedua orang tua Iris. Sebelumnya dia sudah melihat mereka di hari pernikahan dan resepsi. Akan tetapi Jingga tak menegur sapa mereka karena malu juga. Milly yang bisa dibilang paling excited menunggu kapan Arvie akan membawa Jingga pun terlihat menyambut wanita itu dengan hangat. Iris juga turut hadir di sana untuk membuat suasana hati Jingga tak tegang. “Kapan kita bisa bertemu dengan kedua orang tua Jingga?” tanya Milly langsung ketika tadi mereka mengobrol kecil. Jingga menjadi salah tingkah karena orang tua Arvie ternyata tak ada bedanya dengan pria itu, di mana mereka sama-sama ingin mempercepat pernikahan. “Jawablah. Kamu sedang ditanya oleh

