“Terus selidiki mengenai ini, Louis,” ucap Daren kepada bawahannya tersebut. Louis pun mengangguk. Dia pamit undur diri bertepatan dengan Iris yang baru saja datang setelah membeli beberapa makanan untuknya. Gadis itu sempat menyapa Louis sebelum pria itu pergi. Kemudian dirinya berjalan mendekati Daren setelah meletakkan plastik berisi belanjaannya. Daren tersenyum memandang gadis tersebut. “Apa yang kamu beli?” tanya pria tersebut agat Iris tak bertanya mengenai kedatangan Louis barusan. “Hanya camilan, Om. Oh iya, Om Daren mau makan buah nggak?” tawar Iris. Tadi pagi papa dari Daren datang membawakan beberapa buah segar. “Jeruk boleh,” ucap pria ini. Iris mengangguk dan segera mengambil satu buah jeruk di sana. Dia mengupaskan buah jeruk untuk Daren. Daren menerima buah segar itu

