Kirana harus tetap tenang di tengah orang-orang yang mulai bertanya banyak hal kepadanya. Kalau biasanya ia merasa waktu berjalan sangat lama karena bosan, kini ia merasakan hal lain. Kelasnya begitu sesak dipenuhi orang-orang yang bahkan hanya mengambil fotonya. Waktu perkuliahan sudah berakhir dua puluh menit yang lalu dan Kirana masih belum bisa keluar. "Aku ingin pulang," bisiknya pada Yeri. "Ayo! Kamu bilang saja." "Takut." "Oke aku yang bilang." Yeri berdiri dan menatap orang-orang yang mengelilingi mereka. "Kami mau pulang. Kalau kalian masih mau bertanya, bisa via sosial media, ya." Setelah itu, Yeri menarik lengan Kirana agar terbebas dari mereka semua. "Wah, gila! Aku hanya meminta orang mengubah pandangannya terhadapku. Bukan seperti ini. Aku sudah tidak bisa berkeliara

