"Oh my God! Apa yang kulihat?" pekik Yeri sambil membalikan tubuhnya dan menutup kembali pintu kamar Kirana. Posisi Kirana dan Jun memang membuat siapapun yang melihat mungkin akan memikirkan hal yang aneh. Terlebih, Jun masih belum mengenakan pakaiannya. Hanya handuk yang melilit di pinggangnya. Tetapi, sebenarnya Jun hanya mengambil bekas selotip yang entah kenapa bisa ada di rambut Kirana. Kirana langsung mendorong d**a Jun agar menjauh. Ah, jangan lupakan wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus. "Sorry. Aku hanya mengambil ini. Mungkin, ini dari pembungkus kapas tadi." Jun menunjukkan selotip kecil yang menempel di jempolnya. "I-iya. Aku, aku harus menemui Yeri untuk meluruskan masalah ini." Meski agak sulit, Kirana berusaha berjalan secepat mungkin. Menghindari Jun yang menah

