"Yeri, Karina benar. Waktu itu aku tidak bermimpi sama sekali. Itu artinya, aku benar-benar melihatnya. Astaga! Rasanya seperti training hidup bersama!" seru Kirana. Yeri yang mendengar itu hanya bisa tersenyum. Pasalnya, semenjak Kirana membali dari Jeju, gadis itu sudah menceritakan ini berulang kali. Bahkan, saat Yeri mengatakan percaya pun, Kirana tetap bersikukuh meyakinkan sang sahabat. "Yeri-ah! Bayangkan bagaimana rasanya jadi aku!" "Kamu sudah mengatakan ini lebih dari enam kali dan kamu masih saja seheboh ini?" "Bagaimana tidak? Aku bahkan hampir gila dibuatnya. Tapi... apa dia dengar saat aku bernyanyi di toilet, ya?" Ingatan Kirana kembali pada saat dirinya keluar dari toilet dan berpapasan dengan Jun. Meskipun, lelaki itu sepertinya tidak melihat wajahnya, tetap saja Kira

