Perasaan Amel

1468 Kata

Dua hari sudah Pemakaman Amel di lakukan. Keadaan masih sama untuk orang lain. Berbeda untuk ke empat gadis yang termenung di Markas BD. Nai merasa bersalah akibat kejadian yang menimpa Amel dan merenggut nyawa sahabat nya itu. Nai tau jika Amel tidak menolongnya maka Amel masih selamat dan masih bercanda bersama mereka sekarang. "Dek, udah dong. Ini bukan salah lo, ini semua takdir dek. Emang udah waktunya Amel buat pergi." Celetuk Echa yang kasian melihat Nai suka melamun Dua hari belakangan. "Gua bersalah banget kak. Gua yang buat dia meninggal." Kata Nai lirih. Tatapan nya kosong melihat kedepan. "Hei, dengerin kakak Lo ini!." Echa menarik perhatian Nai dan membuatnya menoleh menatap Echa. "Amel nolong gua juga. Dia bilang apa? Dia gak mau ngeliat Lo sama kita yang lain sedih.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN