"Queen?" Beo Satya tak tau siapa Queen. "Gw" sahut Queen datar dan dingin. "Elo!!" Ucap Satya tak percaya. Satya menegang sekaligus tak percaya dengan yang terjadi. Oke terlalu lebay tapi Satya jujur senang dan terkejut melihat gadis yang menghantui pikiran nya sejak kemarin. Wajah Satya cengo membuat Queen juga terbingung ada apa dengan Pria di depan nya ini. Queen menaikkan satu alis nya dan menyodorkan tangan nya untuk meminta soal yang di pegang Satya. "Eh, em ini soal yang ini." Satya menunjuk soal nomor 37, Satya memegang d**a nya untuk menetralkan detak jantung nya yang menjadi. Sudah di bilang bukan? jika Satya menyukai gadis didepan nya ini sejak pertama bertemu? "Pulpen nya?" Suara Queen menyadarkan lamunan Satya. Satya meraba kantong dan tangan nya tidak ada memegang

