Pagi itu suasana kantor pusat Aethera Corporation terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Karyawan berlarian membawa berkas, para manajer keluar‑masuk ruang rapat, sementara di lantai paling atas, ruang pertemuan VIP sudah disiapkan sejak dini hari. Hari ini, Aethera akan mengadakan diskusi penting bersama Nexora Global membahas kerja sama besar mengenai pengembangan jaringan ritel mewah dan strategi investasi jangka panjang di Kota Velmora. Di sisi lain gedung, Reno berjalan beriringan dengan tim Nexora: Pak Raffi, Siska, Arga, Caca, serta Arash. Semuanya mengenakan setelan formal rapi. Siska yang berjalan di sampingnya sempat melirik sekilas. “Gugup?” tanyanya pelan. Reno menggeleng. “Enggak.” “Bohong,” balas Siska cepat. Reno tersenyum tipis. “Gue cuma fokus sama rapatnya.” “Kalau

