Setelah kejadian makan siang yang membuat Sandra dan Eli hampir mati karena rasa malu kini aktivitas kantor kembali berjalan seperti biasa. Setidaknya bagi orang lain. Namun bagi Alena, kejadian itu masih terasa sangat segar di ingatannya. “Kalau bapak mau makan ambil aja sendiri…” Alena menutup wajahnya dengan kedua tangan. “Ya Tuhan…” gumamnya pelan. “Gue ngomong apaan coba tadi.” Sandra yang berjalan di sampingnya langsung tertawa renyah. Mereka bertiga sedang berjalan kembali menuju ruang kerja. “Jujur ya, Al,” ucap Sandra di sela tawa. “Aku kagum.” Eli mengangguk cepat menyetujui. “Sumpah. Dalam sejarah Aethera, mungkin cuma lo yang berani nyuruh CEO ambil makan sendiri.” Alena langsung melotot menatap keduanya. “Kalian jangan bahas itu lagi. Malu tahu.” Sandra malah makin tert

