Bangga

1950 Kata

Pagi itu terasa begitu berbeda rasanya. Bukan karena cuaca yang sedang cerah, bukan pula karena suasana kampus yang biasanya selalu riuh. Melainkan karena satu hal yang membuat dunia Alena seolah berubah menjadi lebih indah—hari ini, ia resmi diterima bekerja di Aethera Corporation. Perusahaan impiannya. Perusahaan yang selama ini hanya bisa ia pandangi melalui layar laptop, hanya mampu ia bayangkan keindahannya saat membaca profil dan sejarah berdirinya. Namun kini, mimpi itu bukan lagi sekadar angan-angan. Namanya sudah tercatat secara resmi di sana, menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang beruntung bisa menjadi bagian dari keluarga besar perusahaan tersebut. Rasanya masih belum nyata. Sangat tidak nyata, hingga Alena sendiri masih sering menepuk-nepuk pipinya untuk memastik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN