Bakso Bakar

1860 Kata

Langit di atas kawasan Velmora perlahan berubah rona. Awan kelabu mulai menutupi sisa cahaya sore, sementara angin dingin berhembus pelan menyapu halaman belakang gedung Aethera Corporation. Di sana berdiri Alena, masih menggenggam tusuk bakso bakar terakhirnya. Di sebelahnya, Alex sang CEO berdiri tenang dengan jas hitam yang tetap rapi sempurna, seolah tidak baru saja menghabiskan waktu mengawasi karyawan maupun beristirahat sejenak. Pemandangan itu terasa ganjil. Sangat ganjil. Seandainya ada pegawai lain yang melihat pemimpin perusahaan mereka sedang makan bakso pinggir jalan berdua dengan staf baru, bisa-bisa satu gedung gempar dibuatnya. Alena sendiri sebenarnya masih merasa heran dengan situasi ini. Namun anehnya... Alex tidak setakut dan sedingin yang selama ini dibayangkan oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN