Bab 47: Identitas yang Terkikis Di dalam perut kapal kargo MV Valetta, bau besi dan oli mesin menjadi teman setia mereka selama dua minggu. Di sebuah kabin sempit yang seharusnya digunakan untuk kru cadangan, Aurora duduk di samping ranjang Aditya. Ia telah menghabiskan hari-harinya dengan berbohong kepada Kapten kapal—seorang pria Rusia bernama Viktor—mengaku sebagai sepasang pelancong yang kapalnya karam akibat badai. Aditya baru saja melewati masa kritisnya. Infeksinya mulai mereda berkat antibiotik dari persediaan darurat kapal, meski ia masih terlalu lemah untuk berdiri tanpa bantuan. "Kita hampir sampai di pelabuhan Marseille," bisik Aurora sambil menyuapkan sup hangat ke bibir Aditya. "Kapten Viktor tidak banyak bertanya, tapi dia tahu kita menyembunyikan sesuatu. Dia hanya cukup

