Percaya 2

1183 Kata

    Baskara bisa mendengar gumaman berulang Kartika. Ia dengan lembut mengecup bibir istrinya, untuk membungkamnya. Dan hal itu berhasil. Kartika tak merespons, tapi keterdiamannya ini lebih baik daripada tingkahnya tadi. Baskara kembali menempelkan kening mereka. Lalu berbisik penuh kasih, "Tika, Aa sadar kalau Aa bukan suami yang baik. Tapi tolong percaya pada Aa, kedepannya Aa akan berusaha menjadi suami yang lebih baik. Jadi dari sekarang, bantu Aa untuk menjadi suami yang baik. Tika bisa mulai dengan berbagi beban. Bagi beban yang membuat Tika sesak, Aa ada di sini."     Perlahan manik mata Kartika mulai mendapatkan titik fokus. Dan fokusnya itu, tak lain dari manik biru gelap yang tampak menarik Kartika untuk menyelam lebih dalam. "Aa?"       Baskara tertegun. Akhirnya Kartika mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN