Dua bulan kemudian, di ruang makan. “Ma, Abang punya temen,” ucap Justin di sela makannya. “Wah, namanya siapa bang?” Tanya Shilla. “Namanya Aulyn. Cantik banget mama. Lambutnya panjang. Sukanya diiket jadi dua. Telus mama, di pipi Aulyn ada bolong-bolongnya,” Justin tanpa diminta menjelaskan semua pada Shilla. Masih bocah, juga. Ucap Revan dalam hati. Anak-anaknya memang pandai membuat kepala berdenyut. Justin, si Abang yang udah terlihat Playboy nya. Liat cewek bening dikit, matanya melek. Oke sih, wajar lelaki seperti itu. Tapi kan, yang membuat tidak wajar itu usianya. Usia 4 tahun loh. Jayden, si tengah yang pendiam minta ampun. Ini duplikat Revan. Pinternya kebangetan. Hanya sekali lihat atau baca saja sudah langsung hafal. Ini luar biasa. Kalau ini seperti Shilla. Walau

