Rani Ketika wanita bernama Milly itu menoleh, dan saat kutatap wajahnya, aku juga merasa sangat familiar dengannya. Apalagi, saat aku berjalan semakin dekat, kulihat anak perempuan kecil yang berbaring itu, sepertinya… ya benar aku pasti pernah melihat mereka sebelumnya. "Kenalkan ini istri saya, Rani." Abang memperkenalkan aku padanya. Perempuan cantik, dengan bentuk tubuh proporsional itu tersenyum manis pada Abang, entah mengapa aku tidak menyukainya ketika dia bersikap cukup ramah seperti itu, mungkin dia mencari perhatian dari Abang. Tidak, aku tidak boleh berburuk sangka pada orang yang belum ku kenal lebih jauh. Inilah resiko memiliki suami tampan yang memiliki segalanya yang diidamkan para wanita. Pasti tak luput dari rasa khawatir dan cemburu. Lalu dia beralih ke arahku juga me

