42 | Tiga Bulan Pertama

1577 Kata

Minggu pagi yang dingin. Menambah nilai kenyamanan bagi seorang Romeo untuk terus menutup matanya. Bergelung di bawah selimut tebal yang hangat serta merasakan usapan lembut di bagian pipi. Nikmat terindah yang kini begitu mudah didapatkan. Di luar sedang hujan. Musim memang sudah berganti. Menjadikan rintikan hujan sebagai pelengkap suasana. Cukup menyebalkan jika kehadirannya mengisi hari-hari kerja seperti biasa. Selain menimbulkan rasa malas juga membuat Romeo tidak tega meninggalkan istrinya di apartemen sendirian. Romeo bergerak mendekat. Memeluk istrinya lebih erat. Masih enggan membuka matanya. Lagi pula untuk apa bangun pagi. Ini hari libur. Waktunya bermesraan sembari bermanja-manja ria pada istri cantiknya. Sabiya juga sepertinya tidak keberatan. Malah membiarkan suaminya te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN