Chapter 125

1000 Kata

Semenjak kejadian dimana Leona menendang aset berharga milik Jervan, Wanita itu jadi merasa bersalah atas apa yang sudah ia lakukan. Pasalnya Jervan terlihat sangat kesakitan bahkan saat sampai dirumah pun Pria itu masih terlihat menahan sakit. "Apa Aku sudah sangat keterlaluan ? Ckk tapi bukankah Aku tidak bersalah ? Aku sudah memperingatinya tapi dia saja yang menantangku," Pintu kamar Jervan tiba-tiba terbuka, Leona yang tadinya ingin masuk kedalam kamar itupun diam menegang ditempat begitu melihat Jervan dengan tatapan tajam nya berdiri diambang pintu. "Jervan?" Jervan hanya diam tidak menanggapi panggilan Wanita didepannya ini. Saat dirinya ingin pergi, Leona tiba-tiba saja menahan tangannya "Aku ingin minta maaf," Ucap Leona tanpa sadar. Lagi-lagi Jervan hanya diam, Leona suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN