Leona melangkahkan kakinya pelan masuk kedalam kamarnya. Wanita itu sengaja menunggu tengah malam untuk ke kamarnya, Berharap jika Jervan sudah terlelap agar dirinya tidak mendapat semprotan dari pria itu karena masalah di meja makan tadi. Wanita itu menghela nafas nya lega saat melihat Jervan sudah terlelap dengan posisi memunggunginya. Dengan pelan Leona merebahkan dirinya disamping Jervan, mencoba sebisa mungkin agar tidak membuat suara yang bisa membangunkan Jervan. Semuanya berjalan lancar, Kini Leona sudah merebahkan tubuhnya diatas ranjang. Saat hendak menutup matanya, Tiba-tiba dia dikejutkan dengan pergerakan Jervan yang terbilang sangat cepat dan tak terduga. Pria itu tiba-tiba saja bangun lalu menindih tubuhnya. "A-apa yang kamu lakukan ? Menyingkirlah," Ucap Leona sambil b

