"Kak Marvel kebiasaan banget deh, Kalau marah pasti tidak mau mengangkat tlp ku," Sejak tadi hana tidak bisa berhenti mendumel tidak jelas, Gadis itu terlihat sedang kesal dengan kakaknya karena kakaknya itu tidak kunjung mengangkat tlp nya sejak tadi. Sambil terus bergumam tak jelas, Hana berjalan keluar dari Unit Apartment nya untuk mencari makan diluar. Masa bodo jika Kakaknya akan marah lagi mengetahui dirinya keluar sendirian, Yang terpenting sekarang adalah memberi makan cacing-cacing di perutnya. "Hana? Kamu Hana kan?" Suara seseorong tiba-tiba terdengar, Membuat Hana langsung menghentikan langkahnya. Gadis itu menatap seorang pria yang kini berdiri didepannya itu. "Kak Dana ? Kamu benar Kak Dana kan" Pria yang bernama Dana itu tersenyum "Kita ketemu lagi? Kamu tinggal disini?"

