Leona tidak bisa menghentikan tangisan nya membuat Marvel menatapnya kasihan. Sebentar lagi Jervan akan pulang dari kantornya, jika dia tahu Leona berada disini itu akan sangat bahaya. "Nyonya. Mari saya antar nyonya pulang," ucap Marvel pelan. Leonan yang sejak tadi duduk dilantai itupun langsung berdiri menatapnya. "Kenapa ?" tanya nya dengan tatapan yang sangat sendu. "Kenapa kamu melakukan ini ? Selama ini ibuku berada bersama mu bukan ? Kenapa kamu tidak memberitahuku ? Kenapa ? Kenapa Marvel ?!!" "Kamu tahu ? Jika saja kamu memberitahu ku jika ibu ku bersama mu dari awal, mungkin semuanya tidak akan seperti ini hiks. Mungkin sekarang aku sudah bersama ibuku!!" Lanjutnya dengan teriakan diakhir kalimat. "Maaf, maafkan saya. Maafkan saya," Hanya kata maaf yang sejak tadi bisa

