Chapter 140

1009 Kata

Menjatuhkan tubuhnya diatas kursi kebesarannya, Jervan memijat pelipisnya yang terasa sangat pusing. Pekerjaannya yang banyak serta masalahnya dengan Leona membuat Pria itu sangat lelah dan pusing. Semenjak pertengkarannya semalam, Paginya mereka berdua saling diam. Jervan bahkan memilih untuk berangkat ke kantor lebih awal untuk menghindari pertengkarannya dengan Leona, Pria itu tidak ingin kejadian yang sudah-sudah kembali terulang hanya karena dirinya yang tidak bisa mengendalikan emosinya. Saat asik dengan pikirannya, Adelyn tiba-tiba masuk kedalam ruangannya. Tadi pagi Wanita itu memang ikut berangkat ke kantor karena ada meeting yang harus dia hadiri untuk mewakili papanya. "Ekhem.. Jervan," Jervan yang baru saja menyadari keberadaan Adelyn itu pun terkejut. Pria itu tidak sad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN