"Jervan, sekarang jelaskan pada oma.. Sebenarnya apa tujuanmu melakukan ini semua ?" Tanpa memperdulikan oma nya, jervan berjalan begitu saja ke kamarnya meninggalkan sang oma yang terus berteriak memanggil namanya. Untuk pertama kali nya pria itu mengabaikan oma nya. Sesampai nya di kamar, Jervan membanting semua barang-barang yang ada di kamarnya. Pria itu masih emosi mengingat perdebatannya tadi dengan Leona dirumah sakit. "Argghh !! b******k !! Sial!!" Tangannya mengepal kuat sebelum akhirnya meninju dinding kamarnya dengan sangat keras. Ucapan ayah nya sebelum meninggal tiba-tiba terngiang di pikirannya. Ucapan saat sang ayah meminta nya untuk membalaskan dendam nya pada keluarga fernandez yang diduga menjadi dalang dari kecelakaan orang tua nya. "Ayah tenang saja. Aku akan memb

