Bagaikan disampar petir di siang bolong, Hati Jervan serasa hancur setelah mendegar jika Anaknya sudah meninggal. Tidak hanya Jervan, Semua yang berada disana pun juga sama terpukulnya. Bahkan Nyonya Carlona sampai pingsan, Membuat Marvel langsung membawanya kembali ke ruang inap nya. Kini hanya Tinggal Jervan dan Sang Oma. Jervan bahkan langsung menangis saat itu juga. Ini pertama kali nya Oma melihat cucu nya itu menangis seperti ini. "Jervan," Pria itu tidak tahu kenapa dia merasa seterpukul ini. Yang ia rasakan saat ini adalah rasa penyesalan dan kesedihan yang sangat dalam. Anak yang selama ini ia tunggu-tinggu kini sudah meninggalkannya bahkan sebelum ia sempat melihatnya. Ia merasa sangat gagal menjadi seorang Ayah. "Oma,Hiks," Bahkan hanya untuk berbicara pun rasa nya sangat su

