Jervan dan Leona sedang dalam perjalanan menuju rumah lama Leona. Tadi setelah pulang dari kantor Pradana, Pria itu mendapat tlp dari Oma, Oma menyuruhnya mengantar Leona kerumah untuk mengambil beberapa barang. Jervan yang tidak ingin Oma nya melihat wajah lebamnya pun akhirnya mengiyakannya. Setidak nya saat ia pulang nanti Oma nya sudah tidur jadi dia tidak akan terkena marahan dari Omanya. Sejak tadi Leona sangat penasaran dengan Luka lebam di wajah Jervan. Ingin sekali ia bertanya pada Pria itu namun tidak berani takut pria itu akan marah. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit, Mereka akhirnya sampai di rumah lama Leona. Rumah tempat pertama kali mereka bertemu, serta rumah yang menjadi saksi saat Jervan membunuh ayah Leona tepat didepan mata wanita itu. "Masuklah, Aku

