Sejak tadi Jervan tidak bisa berhenti mengumpat. Entah kenapa pria itu merasa sangat khawatir karena hilang nya Leona. Semua anak buah nya sudah ia kerahkan untuk mencari istrinya itu namun tidak ada satu pun yang berhasil menemukan dimana keberadaannya. Bahkan Joana pun seakan ikut menghilang. "Kenapa Aku harus perduli dengannya ? Kenapa Aku harus mengkhawatirkannya ?" Sekuat apapun Pria itu mencoba untuk tidak panik dan khawatir, Nyatanya itu sangat susah. Ego nya meminta dirinya untuk tidak terlalu memikirkan tentang hilang nya Leona, Namun hati nya seolah berkata lain. Hati nya mengatakan jika dirinya harus bisa menemukan wanita itu secepatnya dalam kondisi baik sebaik-baik nya. Pintu ruang kerja nya terbuka dengan cukup keras. Marvel, Pria yang baru saja masuk kedalam ruangan Jerv

