Chapter 32

1068 Kata

Sudah pukul 8 pagi leona masih betah meringkuk didalam selimutnya. Sejak semalam kepalanya terasa pusing dan sekarang tiba-tiba badannya panas. Mungkin ini efek terkena angin malam di pantai semalam. Sudah beberapa kali gadis itu mencoba untuk bangun tapi kepalanya semakin berdenyut kencang saat dia bangun. Hingga tak lama kemudian dia mendengar suara ketukan kamarnya dari luar. Ketukan itu semakin lama semakin kencang membuat leona bisa tak bisa memakasakan dirinya untuk bangun membukakan pintu kamarnya. Diluar jervan tidak bisa berhenti mengetuk pintu kamar leona, sudah hampir 5 menit pria itu terus mengetuk pintu namun sampai sekarang belum ada tanda tanda pintu akan terbuka. "Ckk kemana sih dia ! Kalau bukan karena oma aku tidak akan sudi menunggunya seperti ini," gerutu jervan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN