Part 10Lelaki yang Tersakiti “Bu … angis?” suara Arjuna yang juga ikut terbangun membuat dua orang yang perpelukan dalam diam itu saling melepaskan diri. “Eh, Juna udah bangun.” Andini dengan suara parau menyapa anaknya yang sudah duduk sendiri, menatap ibunya dengan wajah heran. Gegas ia bangkit dari pangkuan suaminya, lalu menghampiri sang putra. “Udah sore. Yuk, Juna ibu mandikan dulu, ya?” Andini menggendong tubuh kecil Arjuna yang masih saja tak melepaskan pandangannya dari wajah sang ibu. “Bang, aku mandikan Juna dulu,” pamit Andini seraya melangkahkan kakinya keluar dari kamar itu. “Ya,” jawab Hendra sambil menatap tubuh istrinya sampai menghilang dari balik pintu kamar. Ia menghela napas panjang. Pria yang berhati besar memaafkan kesalahan istrinya itu, kemudian membereskan se

