"Aku tidak ingin merusak masa depan prajuritku sendiri, perdana menteri. Aku yang mengajari mereka untuk mempertahankan negara ini, karena itu, mereka tidak perlu ikut denganku karena aku akan pergi ke perang yang mustahil aku menangkan." "Hahaha. Baguslah kalau kau mengerti." "Kalau aku mau, aku bisa mengajak 80 persen prajurit disini untuk mengikutiku tapi, aku tidak bisa melakukannya, aku tidak ingin membiarkan mereka melawan konstitusi negara ini, apalagi, harus ada yang menjaga negeri ini dari tangan pengkhianat yang bisa menghancurkan negeri yang kami cintai ini." Jenderal Besar Raven menatap tajam ke arah Gerga. Untuk sejenak, Gerga memalingkan wajahnya setelah itu dia berbalik dan berkata, "baguslah, jenderal, kalau kamu tidak mengajak mengajak bekas anak buahmu untuk mengikutim

