Karena itu dengan perhitungan matang dan cermat, Daniel mengarahkan tembakan meriamnya ke arah sayap pesawat tempur di sebelah kiri yang sedang membidik ke arah mobilnya agen 007. Bidikan yang diarahkan Daniel pada saat ini dan juga timing dari tembakan yang diarahkan meriam yang dipegang Daniel pada saat ini, bukanlah sembarangan tapi semua melalui perhitungan yang sangat cermat. Semua melalui perhitungan yang cermat yang pernah dilakukan Daniel saat menggunakan meriam di medan tempur untuk menghasilkan sesuatu yang dia inginkan. Karena ada dua ancaman yang sedang mengarah dalam waktu yang hampir bersamaan ke arah mobilnya Agen 007, maka, Daniel harus bertindak cermat. Dia harus melakukan satu tembakan untuk mengeliminir dua ancaman sekaligus dari dua pesawat tempur musuh yang tersisa

