Setelah Vigo berkata seperti itu, nampaknya orang yang bersembunyi di belakang Bennet itu menjadi ketakutan kalau-kalau dia akan menjadi sasaran para prajurit Evernia, karena itu, dia langsung melakukan tembakan-tembakan ke arah Vigo dari balik tubuh Bennet. Ini membuat Vigo harus meloncat ke belakang mobil, Vigo tidak terlalu khawatir akan mobil ini karena mobil ini adalah mobil anti peluru yang hanya bisa dihancurkan oleh senjata berjenis RPG sementara lawannya hanya memakai senjata api otomatis. Tetapi yang terjadi kemudian di luar dugaan Vigo, karena lawannya terus mendorong Bennet, tubuhnya terus menuju ke arah mobil sementara prajurit lainnya tidak berani untuk menembak karena mereka takut akan terkena tubuh Bennet saat mereka menembak. Saat ini, orang itu bahkan sudah berada di s

