Salah Paham

2084 Kata

Ziont kembali menyimpan ponsel ke dalam saku celananya. Saat ini Ziont sudah rapi dan bersiap untuk ke rumah sakit. Hanya saja karena Zoya bersikeras ingin berbicara berdua dengannya sehingga dirinya menyempatkan diri untuk kembali ke rumah setelah mengantar sang putera ke sekolah. “Apa pentingnya nama baik bagimu, hah?!” Tanya Ziont mulai kehilangan kesabaran. “Ziont. Kamu adalah seorang dokter, dan kamu itu panutan masyarakat. Kamu harus memiiki sikap dan perilaku yang patut di contoh. Jangan sampai peprjuangan kamu selama di perguruan tinggi akan sia-sia hanya karena sebuah gosip yang berkembang di kalangan masyarakat…” Zoya mencoba menjelaskan maksud kepergiannya. “Kamu tidak perlu memikirkan sampai kesana, Zoya. Tugasmu di sini adalah mendidik dan membesarkan Demian dengan penuh pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN