Bab 176

1688 Kata

Victoria Hales baru saja menapakkan kaki di Bandara Heathrow ketika langkahnya berhenti sejenak, memandang sekeliling dengan tatapan tajam seperti seorang predator yang sedang menghitung jarak menuju mangsanya. London sore itu sibuk seperti biasa, orang-orang berlalu lalang sambil menyeret koper dan memanggul tas belanja, namun Victoria seolah tidak melihat mereka. Yang ada di dalam pikirannya hanya satu nama: Albert Roberto. Wanita berusia 41 tahun itu tersenyum tipis, sebuah senyuman yang tidak pernah mengabarkan kebaikan. Bibirnya yang dilapisi lipstik coklat-kemerahan terangkat sedikit, memperlihatkan rasa percaya dirinya yang sudah lama menjadi senjatanya. Ia berjalan sambil membuka ponselnya, memeriksa kembali email kantor dan jadwal kerjanya di London. Namun, perhatian utamanya buk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN