Pov Violet "Kau tidak seharusnya menolak Alex sayang, kau sudah menyakiti dirinya dengan mengatakan penolakanmu itu dan kau juga sudah membuat kecewa ibumu ini." Aku merasa bersalah dengan apa yang aku lakukan, aku menundukkan kepalaku sebagai bentuk penyesalan akan tetapi aku tidak bisa mengatakan kalau aku menerima lamaran kakak tercintaku. "Anak kami tidak bersalah, dia hanya mengatakan apa isi hatinya, kejujuran dari puteriku patut dihargai," suara Daddy yang merasa tidak terima dengan ucapan ibu kepadaku terdengar penuh dengan penekanan sedangkan Mami tidak henti - hentinya mengelus kepalaku dengan senyuman yang selalu melekat di bibirnya "lagi pula anak anda sama sekali tidak menghargai puteriku, dia secara tiba-tiba mengatakan ingin menikahi puteriku tanpa pemberitahuan kepada ora

