Sejak kelahiran Adi, Kai tidak sepenuhnya kesepian. Abi juga lebih sering berada di rumah. Tidak terlalu signifikan, tetapi sudah cukup membahagiakan bagi Abi. Kai juga sudah tidak takut menimang Adi, karena Risma memberikan bimbingan yang ampuh. Menurut Risma itu hal wajar, Kai masih terlalu muda dan pasti bingung harus melakukan apa terhadap bayinya yang menangis. Kai menyalahkan dirinya sendiri, dan memang Abu sempat bingung, tapi mampu menyesuaikan apa yang ibunya katakan. Sudah dua bulan berjalan Adi berada di rumah. Dan Kaina mengalami sesi begadang ketika malam menjelang. Jadwal tidurnya mulai tidak karuan, juga dengan porsi makan. Kai tidak peduli jika Abi menilai badannya seperti apa, karena bagi Kai saat ini adalah Adi yang utama. "Badan kamu kok kecil, ya, Sayang? Nggak k

