DLE-33

1299 Kata

° ° Hujan deras, halilintar bersahutan. Angin berhembus kencang. Rangga menatap ke luar jendela, dimana orang itu masih duduk bersideku tak bergeming sedikitpun dari tempatnya. "Ayah, maafkan Andes." Alikha menyentuh bahu sang suami. Rangga diam, kedua tangannya mengepal di belakang punggungnya. "Suruh masuk ya? Kasian," Rangga masih diam. Ini bukan yang pertama kalinya Andes datang memohon padanya untuk bertemu Saga dan Liona. Hanya bertemu kedua anaknya. Cukup mereka saja. Tak perlu bertemu Shylo, walau tak dapat dipungkiri rasa rindu melejit tiap ia datang ke rumah mantan mertuanya itu. Tapi berkali datang pun Rangga tetap tak mengijinkan, walau ia sudah mendapat amanat dari Shylo agar membiarkan Andes menemui kedua anaknya. Rangga sangat kecewa. Jiwa ke-ayahannya meraung tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN