Barang-barang di kamar Cleosana sudah berserakan di lantai, sebagian banyak yang hancur dan pecah. Beberapa bantal sudah mengeluarkan isinya, cermin pecah, gorden serta sepray sobek, belum lagi teriakannya yang menggema, hingga para pelayan hanya menatap ngeri tanpa berusaha mencegah. Satu para kembali pecah dilemparkan. “Lettasya!!! Aku tidak akan membiarkanmu,” teriak Cleosana penuh dendam. Hati Cleosana baru saja merasa bahagia karena Yang Mulia Raja Orion lebih memilih memanggilnya dari pada Lettasya, tapi apa? Panggilan itu justru membawa kabar tidak baik. Bagaimana Cleosana tidak marah, ia yang selama ini membuat peraturan di istana Bizandium. Dari pertama kali Orion mengambil alih kerajaan sampai sekarang Orion telah menjadi raja dari segala raja di daratan Yunani. Dan itu semua h

