Ruslan sedang mendorong troly yang penuh dengan box. Sudah dari setengah jam yang lalu ponselnya berbunyi. Telepon itu dari Mira dan Ruslan enggan mengangkatnya. "Kalau tak mau diangkat, coba mode senyapkan ponselmu!" protes Fendi, rekan satu shiftnya. Ruslan hanya terkekeh. "Aku juga punya ponsel, memang hanya kau saja yang punya ponsel!" omel Fendi. Ruslan kembali hanya terkekeh. "Terus saja tertawa sampai jam kerja selesai!" gerutu Fendi. Ruslan tetap membalas dengan kekehan. "Pengang telingaku dengar dering ponselmu. Angkatlah!" pinta Fendi memelas sambil berlalu. "Ya, baiklah!" sahut Ruslan akhirnya. "Halo." Ruslan diam sejenak. "Aku sedang bekerja seperti biasa di bagian material handling." Ruslan kembali menutup telepon dan melanjutkan pekerjaannya. "Rus, Ruslan! Kau di

