POV : KAREN [Kamu lagi ngapain, Sayang? Sudah makan?] [Sayang, sebentar lagi aku pulang. Ini masih bersihkan kontrakan Dira. Kamu minta sesuatu nggak?] [Karen, kenapa nggak dibalas? Kamu lagi ngapain?] [Kamu nggak setuju kalau Dira dan anak-anaknya ke Jakarta? Atau apa? Kenapa diam saja?] [Sayang, aku pulang sekarang] Pesan-pesan dari Mas Arga baru saja k****a. Aku memang sengaja tak membalas pesan darinya sejak tahu dia mencari dan mendukung permintaan ibu agar Dira dan kedua anaknya itu tinggal di Jakarta. Sekota denganku. Dengan begitu dia bisa leluasa mengambil waktu Mas Arga kapan saja dia mau. Bahkan mungkin, dia bisa saja datang ke rumah ini saat permintaan atau mungkin pesan-pesannya pada Mas Arga diabaikan. Terlalu mudah bagi perempuan itu untuk membuat drama. Selama

