Sejak kecil, Askhara terkenal sebagai seorang anak yang skeptikal. Dia memang tidak secerdas Arhanif, tapi dia punya logika yang luar biasa dibandingkan anak-anak seusianya. Selalu ingin tau dan bertanya tentang apapun. Karena sikapnya yang skeptis ini, Askhara tak pernah suka film atau buku bergenre fantasi. Ke-skeptis-an itu terbawa sampai sekarang. Hal bagus karena menurutnya, manusia boleh bertampang jelek tapi tidak boleh mudah ditipu. Itulah mengapa Askhara jadi satu-satunya manusia di rumah yang tak pernah percaya kalau Djenar berasal dari masa lalu. Terlalu mengandai-andai menurutnya, seperti alur cerita fantasi. Apa yang ditangkap oleh panca inderanya sekarang juga sedang jadi korban skeptis nya. Mbah peramal yang bersujud di bawah kaki Djenar sungguh tak lazim untuk dilihat. A

