BAB 17

1375 Kata

Mobil mereka melaju di atas jembatan Desa Kurau. Salwa memandang jauh hamparan air yang hanya hal itu terlihat olehnya dan Pulau Ketawai yang seperti gumpalan kecil hijau di tengah biru batas lautan sementara perahu-perahu tertamban di dermaga terlihat cantik dengan warna-warni mereka. Beberapa orang juga terlihat sibuk di perahu masing-masing. "Salwa pernah ke sini?" "Belum," jawab Salwa masih melihat kejauhan."Kudengar lewat sini lebih dekat kalau ke Pulau Ketawai." "Ya, bisa juga dari Pantai Pasir Padi, tapi lebih jauh perjalanan lautnya. Nanti, kalau Salwa mau kita bisa pergi berdua dan menginap di sana." "Tidak, terima kasih," tolak Salwa tanpa melihatnya. Tidak ada balasan. Salwa sedikit tidak enak hati, mungkin penolakan singkatnya itu terasa kasar bagi yang mendengar. Tiba-ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN