"Ayo sayang, kita pulang. Besok kita bisa datang lagi," kata Calara manis kepada bayinya saat sudah selesai. "Aku muak. Syukurlah kalian tidak berencana menginap," gumam Salwa kepada diri sendiri. "Oh, aku sudah mengatakan itu. Sayang sekali Athan bilang tidak hari ini." Calara mencium pipi bayinya, "Padahal Mama tahu Reza suka bersama Papa." Salwa memanas. Belum tiga hari Athan membawa Calara, Salwa rasa dirinya sudah ingin menyerah. Athan lalu muncul, "Hati-hati di jalan." Calara merengut, "Kalau kamu khawatir, kenapa tidak mengantar kami saja?" "Aku harus membereskan dapur." "Apa guna istri cantik..." Calara tersenyum remeh kepada Salwa. "Maaf. Oh ya, tanggal 15, gajiku baru cair tanggal 17. Bisa kamu bayar dulu." "Nanti akan kubayar." "Bayar apa?" tanya Salwa ingin tahu. "Mob

