"Bos kita kehilangan Ares sama cewek itu," ujar anak buah itu "Sial, awas saja Ares kalau sampai kita ketemu lagi," umpatnya kesal. Gerembolan pengganggu itupun pergi. Ares dan Valeta selamat. Mereka bisa bernafas lega telah lolos dari orang-orang itu. "Kok lo bisa sih berurusan sama mereka?" "Ceritanya panjang. Mereka itu preman jalanan, dulu gank gue pernah adu bentrok sama mereka. Tapi Ta, lo nggak papakan?" Ares tampak khawatir. "Gue nggak papa, tenang aja," ucapnya. Ares lega. "Syukurlah!" "Maaf ya, lo jadi ikut terlibat masalah gue." "Kenapa harus minta maaf, tadi seru. Udah lama kaki gue nggak lari-larian, pegel juga ya?" Valeta terkekeh. Ares ikut tersenyum, tak disangka Valeta malah senang dikejar preman tadi. "Lo tuh aneh apa gila sih, kita hampir celaka tadi.

