Gue mau terima kasih sama lo, gue bener-bener ngucapin terima kasih banget buat lo." Ares menggaruk tengkuknya, ia merasa tak berbuat apa-apa. "Apaan sih, santai aja kali." "Tapi gue bener-bener makasih banget sama lo." Ares tersenyum. "Iya sama-sama Ta, gue seneng kok bisa bantu lo!" "Hah?" "Maksud gue bantu panti asuhan." "Oh gitu!" Valeta tersenyum ke arahnya. *** "Ini data yang sudah saya dapatkan Tuan, pemilik awal dari panti ini adalah Justin Alfarizki Mahendra, seorang pelajar SMA." Keynan menerima data-data yang sudah terkumpul jadi satu, ada biodata lengkap milik Justin yang berhasil dimasukkan dalam amplop coklat itu, tak ketinggalan ada foto Justin dan beberapa orang terkait Justin. "Tuan, mungkinkah laki-laki bernama Justin adalah orang yang sama dengan laki-laki ya

